Terserahlah, kau mau bilang kau atheis, tidak percaya Tuhan, atau bagaimana?
Atau kau hendak bilang padaku; katanya Tuhan Maha Baik, lalu mengapa kita miskin?
Dan kemudian kau akan bilang; yah, munkin ini yang terbaik untuk kita, bisa jadi jika ini tidak terjadi pada kita, akan ada keburukan yang lebih besar yang akan kita dapat..
Kemudian kau nasehati aku; ini buruk, ini baik, kau berubah, kau begitu hebat, kau busuk, kau munafik, atau apapun itu!
Wednesday, April 11, 2012
Wednesday, April 4, 2012
Hijrah
Ya Rasul,
Seandainya engkau berada di hadapanku kini,
Mungkin aku akan segera menangis di bawah lututmu. Hanya untuk sekedar bertanya, "Bagaimana ini ya Rasul? Ya Muhammad?"
Seandainya, saat itu aku berada dalam barisan orang-orang pertama yang beriman, dan harus meninggalkan kota Makkah atas keputusanmu, apa yang akan menjadi komentarku ya Rasul?
Tuesday, April 3, 2012
Sidang Gombrang Gambreng!
Seorang anak kelas satu Tsanawiyah. Dalam sebuah asrama. Ia perempuan, perempuan beranjak remaja yang masih pemalu, penakut, dan terbelit rasa minder. Anak mami dan papi, yang mungkin karena kemami-papiannya Ia sungguh tidak tahan. Ya, dia tidak tahan karena tidak biasa ditahan: selalu dibebaskan, dimanja dengan penuh kasih sayang.Malam ini, dengan mata bengkak dan pilu Ia keluar dari ruang Mushalla.
Wednesday, March 14, 2012
Tuesday, March 13, 2012
Impian
Entah kenapa sebuah musim hujan di sekolah itu tidak pernah bisa aku lupakan, bahkan masih sangat hangat untuk aku selami, lagi dan lagi. Aku sudah sangat sering menuliskannya. Mulai dari tanah yang basah, lapangan sepi setiap sore tempat aku berpikir, hingga lorong-lorong kecil yang harus dilewati dengan berlari selepas maghrib, karena sudah terlambat masuk asrama. Semuanya lekat. Dekat. Seperti baru saja terjadi kemarin hari..
Subscribe to:
Posts (Atom)


