Showing posts with label Personal Thoughts. Show all posts
Showing posts with label Personal Thoughts. Show all posts

Saturday, October 15, 2016

Hal Paling Miris Dari Cerita Mario Teguh VS Kiswinar



Akhirnya saya 'yakin' menuliskan sesuatu tentang kisruh Mario Teguh dengan Kiswinar. Setelah lebih dari sebulan lamanya, nama sang motivator yang biasa dipuji dan menjadi panutan berbalik banyak dibicarakan orang. Tentu hal ini wajar, setelah 10 tahun lamanya Mario Teguh tampil berdiri menjadi seseorang yang sangat inspiratif dan dianggap sempurna, tiba-tiba diketahui merupakan orang yang punya masa lalu menyakitkan.

Sunday, July 3, 2016

Hai, Generasi Komentator!


Kita kini sedang hidup dalam dunia di mana semua orang bebas berkomentar. Demokrasi yang dulu sudah diperjuangkan itu terus berkembang. Nggak hanya protes di depan gedung DPR saja, semua orang bisa saling menilai, komen, hujat lewat beragam aplikasi chat group, Facebook, Twitter, atau apa saja. Topiknya bisa apa saja. Bahkan curhat dan saling sindir dengan musuh bebuyutan atau saingan kerja atau bahkan bos sendiri, juga bisa.

Tuesday, May 24, 2016

[Introspeksi] Kesederhaan Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa Yang Dikirim Semesta


Saya dan Cahya semakin serius menyiapkan semuanya. Semakin dekat hari-hari 'besar' yang kami rencanakan datang, kami justru lebih sering berdebat. Bukan karena sibuk mendebat vendor-vendor, tapi justru soal diri saya sendiri.

Pada suatu malam lewat telepon, Cahya mengungkapkan perasaannya selama setahun atau hampir dua tahun terakhir. Katanya, "Terakhir kali aku melihatmu sebagai sosok 'Dibie' itu sebelum aku ke Jakarta (Februari 2015)".

Thursday, April 21, 2016

Cewek Jomblo VS Punya Pacar [Selamat Hari Kartini!]


Selamat hari Kartini!

"Cewek di tahun 2016:
Boro-boro mau memikirkan emansipasi wanita, dirinya sendiri aja masih belum bisa move on dari masa lalu..."


#EH

Wednesday, April 6, 2016

Mencari Tempat Travelling Paling Indah

Salah satu tempat keren dan terpencil di Pare!
"Kamu happy banget ya sekarang? Jalan-jalan terus deh," kata seorang teman dalam sebuah chat. Setiap dapat chat semacam itu, saya cuma bisa senyum. Mungkin banyak orang yang belum tau triknya...

Monday, April 4, 2016

Melawan Dunia


Malam sudah lewat memasuki dini hari. Di luar sana langit gelap, bintang tertutup mendung dan perasaanmu begitu gelisah. Kau sudah menarik selimut sejak satu jam lalu, tapi kesadaranmu tak kunjung hilang juga. Pada detik-detik tertentu, kau mengingat lagi kesalahan itu. Perasaan yang tak bisa kau tolak karena semua sudah terlanjur terjadi. Kau kecewa pada kebodohanmu sendiri.

Thursday, February 11, 2016

26: Berani Berharap, Berani Kecewa


Aku bukan pengingat yang baik. Tapi pada suatu memori, aku melihat diriku yang masih sangat kecil. Mengikatkan kain gendongan bayi untuk melilit perutku tepat di bagian tengahnya. Karena ikatan itu, aku jadi memakai sebuah rok sangat panjang hingga menyeret lantai.

Monday, January 25, 2016

Saya Tidak Bahagia Jadi Penulis


"Cari kerja yang sesuai passion, biar nggak kerasa capeknya."
Quote semacam itu sangat sering diperdengarkan pada generasi saya saat dulu baru lulus dari SMA. Saya pun memilih kuliah di jurusan yang sesuai dengan 'passion' itu; Sastra Indonesia. Saya suka menulis, itu sederhana. Setelah lulus, saya pun mencari pekerjaan dengan bidang yang sama. Lalu, apakah saya bahagia?

TIDAK. 

Sunday, December 20, 2015

Doa di Tengah Hujan


Konon, hujan akan sering membawa memori-memori yang sudah tenggelam muncul kembali. Entah benar atau tidak, tapi aku ingin menuliskannya sebelum lupa. Pada suatu maghrib, aku sembahyang di tengah suara derasnya hujan dan petir yang menyambar. Tiba-tiba, sebuah ingatan datang.

Saturday, December 12, 2015

Salah Jatuh Cinta


Pada suatu hari minggu. Dari kaca dapur di kantor, aku bisa melihat tanah dan rerumputan basah bekas hujan deras. Rintik air masih berjatuhan dan aku sendirian.

Aku mengaduk kopi hitam bercampur creamer dan sedikit gula. Aroma manisnya terasa jauh lebih sempurna karena suasana basah dan sepi. Aku masih mendengar suaramu di telepon. Aku tersenyum sambil berkaca-kaca membayangkan betapa sempurnanya jika kau ada di sini. Menikmati hujan dan kopi bersamaku.

Tuesday, March 24, 2015

Indonesia's Classy Entertainment


Indonesia. Seberapa jauh kita benar-benar mengenal negeri ini?

Sederhana. Awalnya saya tidak benar-benar tahu. Tapi saat mulai bekerja di industri hiburan, melihat konten entertainment yang laris dibaca dan dikomentari, hingga memberikan ‘asupan’ baru bagi para pembaca, saya jadi mengerti ‘kelas’ dari sebagian besar manusia Indonesia. Tak ada yang salah sesungguhnya, karena toh semuanya merupakan proses pendewasaan bagi negeri kita. Tapi, ada satu hal baru yang hari ini saya temukan.

Thursday, October 23, 2014

Nostalgia Rasa


Sudah lama aku tidak menuliskan apapun di halaman blog ini. Terima kasih buat kalian yang masih mau membuka, membaca, mengomentari atau hanya sekedar menjenguk beberapa tulisanku.

Kini sebuah kisah baru tengah dimulai. Tidak baru, sebenarnya. Sudah berjalan beberapa bulan. 

Tuesday, May 27, 2014

Kerja Sederhana


Saya sedang mempercayai bahwa kerja cepat dan buruk lebih baik dari pada bekerja bagus tapi lambat.

Apa pekerjaan kita? Sesederhana apa cara kita melakukannya? Secepat apa kita mendapatkan jumlah yang banyak, tapi buruk?

Tuesday, January 7, 2014

Opera

Malam ini saya terbangun karena sakit perut, lalu tak bisa tidur lagi. Sampai tulisan ini diunggah, perut saya masih tidak enak dirasa. Tadi, sebelum saya memutuskan menyalakan komputer ini, saya kepikiran tentang acara-acara hiburan di televisi kita. kebanyakan dari mereka adalah acara ringan di atas panggung dengan konsep yang sangat menghibur. Kabarnya, rating acara-acara semacam itu meraih angka yang fantastis. Barangkali memang kita sudah terlalu penat dengan berita korupsi, kecelakaan, pembunuhan, terorisme yang tidak jelas, dan lain-lain itu, ya?

Tentu saja saya bukan Farhat Abbas yang akan mengutarakan pendapat bahwa acara-acara hiburan tersebut tidak mendidik --itulah kesimpulan saya tentang pendapat Farhat Abbas.

Di tengah lampu kamar yang sudah gelap, saya bertanya dalam hati. Apa tawa dan canda mereka di layar kaca itu asli, atau lebih tepatnya; selalu asli?

Wednesday, January 1, 2014

Apa yang Sedang Kamu Gelisahkan?


Dari sekian banyak yang saya baca, dengarkan, dan bahkan saya alami, saya berkesimpulan bahwa kegelisahan bukanlah sesuatu yang aneh. Tentu saja terutama bagi kita yang masih berusia muda (walaupun saya sedang gelisah pada usia saya yang semakin menua). Tapi memang benar, kita ini masih muda. Bagi yang senasib dengan saya; setidaknya kita belum menikah, belum punya anak, sudah lulus kuliah, dan bebas memilih jalan apa yang harus kita tempuh. Ya, mungkin kata "bebas memilih jalan yang harus ditempuh" itu bagi sebagian besar orang hanyalah kata lain dari pengangguran.

Tuesday, November 5, 2013

Cokelat



Sejak SMP, aku suka menyiapkan cokelat di tas sekolahku. Terutama saat menjelang tanggal 14 Februari tiba. Tapi pertanyaanku selalu sama. Pada siapa cokelat ini harus kuberikan?

Thursday, October 24, 2013

Akan Ada Suatu Masa


: Ayah

Selalu ada suatu masa. Di mana
Kata cinta menjadi tidak perlu dan erangan rindu tersendat oleh kelabu sepi

Selalu akan ada masa. Di mana
Kau bisikkan cinta lewat kernyitan dahimu, atau kau pelukkan sayang lewat amarah itu

Thursday, October 10, 2013

Latihlah Aku


Tuhan.
Aku hamba kecilMu. Datang lagi untuk menceritakan banyak hal yang menjadi perasaan lelahku.
Kemarin Kau bilang padaku bahwa Kau mencintaiku. Kau mengatakannya lewat jalan-jalan kecil yang bisa aku lewati sedikit demi sedikit. Jalan itu sempit, tapi lama-kelamaan menjadi lebar dan melegakanku.

Tuesday, May 21, 2013

Do'a (2)


Tuhan, Engkau ada dalam diriku. Engkau lebih dekat dari urat leherku..
Engkaulah denyut jantungku
Yang menggerakan nuraniku,
dan menghukumku dengan rasa resah atas kesalahan-kesalahanku..

Friday, May 17, 2013

Kereta Api


Sebuah pesan BBM datang, "Bib, aku galau..."  

 Masih dari Dhennis.

"Kenapa?", tanyaku.

"Tertohok sama dokter Sardjito kemaren.."

"Tertohok kenaapa?"

"Ya, dia nantingin aku mau jadi dokter apa besok.."

"Terus jawabanmu?"

"Diem aja X_X"